Desa Wisata Kajii Mantapkan Persiapan Hadapi Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi DIY 2026
Gilangharjo – Dalam rangka memantapkan kesiapan menghadapi Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, Desa Wisata Kajii menggelar Rapat Persiapan dan Koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, di Meeting Point Desa Wisata Kajii, Kadisoro, Gilangharjo. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi seluruh elemen yang terlibat dalam proses penilaian lomba.
Rapat koordinasi tersebut diinisiasi oleh pengelola Desa Wisata Kajii sebagai bagian dari upaya menyempurnakan berbagai aspek yang akan dinilai oleh tim juri tingkat provinsi. Selain membahas kesiapan teknis, forum ini juga menjadi ruang diskusi untuk menghimpun berbagai masukan, ide, dan saran dari para pemangku kepentingan demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan penyambutan tim penilai.
Ketua Desa Wisata Kajii, Muhammad Gema Ramadhan, menyampaikan bahwa keberhasilan dalam ajang lomba tidak hanya ditentukan oleh pengelola desa wisata semata, tetapi merupakan hasil dari kolaborasi seluruh unsur masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran berbagai pihak dalam rapat koordinasi sangat diharapkan agar persiapan yang dilakukan benar-benar matang dan terarah.
Melalui rapat tersebut, peserta akan membahas pembagian tugas, kesiapan destinasi, kebersihan kawasan, penyambutan tamu, penyempurnaan materi presentasi, hingga penguatan potensi unggulan yang dimiliki Desa Wisata Kajii. Seluruh aspek tersebut diharapkan mampu menampilkan identitas desa wisata yang tidak hanya menarik dari sisi destinasi, tetapi juga unggul dalam pengelolaan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian budaya lokal.
Keikutsertaan Desa Wisata Kajii pada Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi DIY 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta kreativitas masyarakat Kalurahan Gilangharjo kepada khalayak yang lebih luas. Berbagai potensi yang dimiliki, mulai dari kekayaan budaya, kehidupan masyarakat, hingga inovasi berbasis komunitas, menjadi modal utama dalam menghadapi proses penilaian.
Melalui koordinasi yang solid dan semangat gotong royong, diharapkan Desa Wisata Kajii dapat memberikan penampilan terbaik saat penilaian berlangsung. Tidak hanya berorientasi pada prestasi, keikutsertaan dalam lomba ini juga menjadi sarana untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan desa wisata sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya bagi masyarakat sekitar.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kalurahan, serta para pelaku wisata, Desa Wisata Kajii optimistis dapat menunjukkan potensi terbaiknya dan mengharumkan nama Kalurahan Gilangharjo pada ajang Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026.