Pembangunan Irigasi Persawahan Gilangharjo Capai Progres 50 sampai 70 Persen

04 Juli 2026
Administrator
Dibaca 6 Kali
Pembangunan Irigasi Persawahan Gilangharjo Capai Progres 50 sampai 70 Persen

Gilangharjo – Pemerintah Kalurahan Gilangharjo terus mengawal pelaksanaan pembangunan jaringan irigasi persawahan yang tersebar di sejumlah titik wilayah pertanian. Hingga akhir Juni 2026, pekerjaan yang dilaksanakan secara swakelola tersebut telah berjalan dengan progres rata-rata mencapai 50–70 persen pada awal juni ini di berbagai lokasi yang telah ditetapkan.

Pembangunan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang sebelumnya dilaksanakan bersama perwakilan kelompok tani se-Kalurahan Gilangharjo. Kegiatan dikerjakan dengan melibatkan kelompok tani setempat bersama Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dan TPBJ Kalurahan Gilangharjo sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur pertanian.

Ulu-Ulu Gilangharjo menjelaskan bahwa total anggaran pembangunan irigasi tahun 2026 sebesar Rp150 juta difokuskan pada tujuh titik saluran irigasi di wilayah pertanian Gilangharjo.

Adapun pekerjaan meliputi pembangunan saluran irigasi dengan metode cyclops di wilayah Bongsren, Kadisoro, Jomboran, dan Ngaran. Sementara itu, di wilayah Krekah, Kadekrowo, dan Daleman dilakukan pembangunan gorong-gorong guna meningkatkan kelancaran aliran air menuju lahan persawahan.

Memasuki pertengahan masa pelaksanaan, progres pembangunan di masing-masing titik menunjukkan perkembangan yang positif. Secara umum pekerjaan telah mencapai sekitar 50 hingga 70 persen, dengan beberapa lokasi telah menyelesaikan pekerjaan struktur utama dan memasuki tahap penyelesaian akhir. Pemerintah Kalurahan bersama TPK terus melakukan pemantauan agar kualitas pekerjaan tetap sesuai dengan spesifikasi yang telah direncanakan.

Carik Gilangharjo, Sigit Setyawan, S.T., menyampaikan bahwa pembangunan jaringan irigasi merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah kalurahan dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

"Kami berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik. Infrastruktur irigasi yang memadai akan membantu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian sehingga aktivitas bercocok tanam masyarakat dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.

Dengan keterlibatan kelompok tani dalam proses pembangunan, diharapkan tumbuh rasa memiliki terhadap hasil pembangunan sehingga sarana irigasi yang telah dibangun dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Pemerintah Kalurahan Gilangharjo optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal dan segera memberikan manfaat nyata bagi para petani di berbagai wilayah Gilangharjo.