Pemerintah Kalurahan Gilangharjo Gelar Sosialisasi Program BKK dan P2MK Tahun 2026

05 September 2026
Administrator
Dibaca 2 Kali
Pemerintah Kalurahan Gilangharjo Gelar Sosialisasi Program BKK dan P2MK Tahun 2026

BANTUL – Pemerintah Kalurahan Gilangharjo menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan Program Pembangunan Masyarakat Kalurahan (P2MK) Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (4/9/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Puri Selo Gilang, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul.

Kegiatan sosialisasi menjadi bagian penting dalam tahapan pelaksanaan program pembangunan yang bersumber dari dukungan anggaran BKK dan P2MK. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo menyampaikan informasi mengenai alokasi anggaran, lokasi sasaran, jenis pekerjaan, serta tahapan pelaksanaan kegiatan kepada unsur kewilayahan dan penerima bantuan.

Sosialisasi tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kalurahan Gilangharjo, Ulu-Ulu beserta staf, Bhabinkamtibmas, Babinsa, jajaran Dukuh, serta Ketua RT yang menjadi penerima bantuan. Kehadiran unsur kewilayahan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kalurahan dengan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di masing-masing wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kalurahan memaparkan rincian alokasi anggaran dan sasaran pembangunan dari masing-masing program. Penyampaian secara terbuka ini menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bersama mengenai penggunaan anggaran sekaligus memastikan setiap kegiatan dilaksanakan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

Untuk Program Pembangunan Masyarakat Kalurahan (P2MK) Tahun 2026, total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp275.000.000. Dana tersebut diarahkan untuk sejumlah kegiatan pembangunan infrastruktur di beberapa padukuhan.

Adapun sasaran kegiatan P2MK meliputi pembangunan talud, drainase, cor blok, serta penerangan jalan.

Untuk pembangunan talud, kegiatan dialokasikan di Pedukuhan Karanggede RT 03 sebesar Rp50 juta dan Pedukuhan Gunting RT 04 sebesar Rp20 juta.

Sementara itu, kegiatan drainase dialokasikan di Pedukuhan Kadekrowo RT 06 dengan anggaran Rp20 juta.

Untuk pembangunan cor blok, sasaran kegiatan tersebar di sejumlah wilayah, yaitu Pedukuhan Depok RT 01, Jodog RT 02, Kadisoro RT 02, Karangasem RT 04, Ngaran RT 04, serta Tegallurung RT 03, dengan alokasi masing-masing sebesar Rp20 juta.

Adapun kegiatan penerangan jalan mendapatkan alokasi untuk beberapa lokasi, yaitu Pedukuhan Jodog RT 01 sebesar Rp20 juta, Jodog RT 06 sebesar Rp15 juta, Jomboran RT 02 sebesar Rp15 juta, dan Karanggede RT 02 sebesar Rp15 juta.

Dengan alokasi tersebut, program P2MK diarahkan untuk mendukung kebutuhan pembangunan lingkungan masyarakat di berbagai wilayah Kalurahan Gilangharjo. Jenis kegiatan yang beragam menyesuaikan kebutuhan di masing-masing lokasi sasaran.

Selain P2MK, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo juga menyampaikan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Tahun 2026 dengan total anggaran sebesar Rp268.000.000.

Program BKK tersebut mencakup kegiatan pembangunan talud, cor blok, dan penerangan jalan yang tersebar di sejumlah padukuhan.

Untuk pembangunan talud, sasaran kegiatan berada di Pedukuhan Daleman RT 04, Depok RT 05, dan Jodog RT 01, dengan alokasi masing-masing sebesar Rp24 juta.

Selanjutnya, pembangunan cor blok dialokasikan di beberapa wilayah. Kegiatan tersebut meliputi Pedukuhan Banjarwaru RT 03, Daleman RT 02, Gunting RT 02, Jodog RT 01, dan Kadekrowo RT 02, masing-masing dengan anggaran Rp24 juta.

Selain itu, terdapat kegiatan cor blok di Pedukuhan Krekah RT 04 sebesar Rp32 juta dan Pedukuhan Krekah RT 07 sebesar Rp28 juta.

Sementara untuk penerangan jalan, kegiatan dialokasikan di Pedukuhan Kadekrowo RT 03 dengan anggaran Rp16 juta.

Berbagai sasaran tersebut menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur lingkungan yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat di wilayah penerima bantuan.

Dalam pemaparan pelaksanaan program, seluruh rangkaian pekerjaan direncanakan mulai bergulir sepanjang September hingga Oktober 2026.

Tahapan pelaksanaan mencakup proses pengadaan material, pengerjaan fisik secara swakelola bersama warga, hingga opname kegiatan dan pencairan. Pelaksanaan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pembangunan di tingkat wilayah.

Dengan keterlibatan warga, pembangunan tidak hanya diarahkan pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan di lingkungannya. Koordinasi antara Pemerintah Kalurahan, Dukuh, Ketua RT, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar setiap tahapan dapat berjalan sesuai rencana.

Pemerintah Kalurahan juga menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap tahapan pekerjaan diharapkan dapat dilaksanakan secara tertib, mulai dari persiapan, pengadaan material, pelaksanaan pekerjaan, hingga proses pemeriksaan atau opname kegiatan.

Pemerintah Kalurahan Gilangharjo menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan BKK dan P2MK harus berpegang pada prinsip tepat sasaran, tepat peruntukan, tepat administrasi, transparan, serta akuntabel.

Prinsip tersebut menjadi landasan agar dukungan anggaran yang diterima benar-benar digunakan sesuai dengan tujuan dan lokasi yang telah ditetapkan. Pemerintah Kalurahan juga mendorong adanya koordinasi dan komunikasi yang baik antara pelaksana kegiatan dengan masyarakat penerima manfaat.

Keterbukaan informasi mengenai alokasi dan sasaran pembangunan diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai program yang dilaksanakan di wilayahnya. Dengan demikian, masyarakat dapat turut mengawal proses pembangunan sekaligus ikut menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, keterlibatan Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan sosialisasi turut mendukung terciptanya koordinasi lintas unsur dalam pelaksanaan kegiatan di wilayah Kalurahan Gilangharjo. Sinergi antara Pemerintah Kalurahan dan unsur kewilayahan diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran pelaksanaan pembangunan.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kalurahan Gilangharjo berharap seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan program BKK dan P2MK Tahun Anggaran 2026. Dengan perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta partisipasi masyarakat, pembangunan di berbagai wilayah Gilangharjo diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pelaksanaan BKK dan P2MK Tahun 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kalurahan Gilangharjo untuk terus mendorong pembangunan yang berbasis kebutuhan masyarakat, dilakukan secara partisipatif, serta dapat dipertanggungjawabkan dari sisi pelaksanaan maupun administrasi.