Pengrajin Artistik Gilangharjo yang Menghidupkan Ide Menjadi Karya Pertunjukan dan Pameran
Gilangharjo, Di balik kemeriahan pawai takbiran, megahnya dekorasi pameran, hingga beragam properti pertunjukan yang menarik perhatian publik, terdapat tangan-tangan kreatif yang bekerja dengan penuh ketelitian dan kesabaran. Salah satunya adalah Umaryadi, warga Padukuhan Bongsren RT 05, Kalurahan Gilangharjo, yang telah lama menekuni dunia artistik dan pembuatan berbagai properti pertunjukan.
Lahir pada tahun 1980, Umaryadi dikenal sebagai pengrajin artistik yang memiliki spesialisasi dalam pembuatan properti pertunjukan, maskot takbiran, serta berbagai dekorasi untuk pameran dan kegiatan seni budaya. Berbagai karya yang dihasilkannya telah menghiasi banyak acara di wilayah Gilangharjo, Pandak, hingga daerah lain yang mempercayakan kebutuhan artistik kepadanya.
Meski baru fokus menjalankan usaha secara komersial sejak tahun 2020, kecintaannya terhadap dunia kerajinan sebenarnya telah tumbuh sejak masa kanak-kanak. Saat masih duduk di bangku sekolah dasar, ia sudah gemar membuat berbagai karya sederhana bersama teman-teman sekolah dan teman sekampung, terutama layang-layang yang pada masa itu menjadi permainan favorit anak-anak.
"Dari kecil saya memang senang membuat sesuatu dengan tangan sendiri. Awalnya hanya layangan bersama teman-teman, tetapi lama-kelamaan berkembang menjadi berbagai bentuk kerajinan yang lebih kompleks," kenangnya.
Kecintaannya terhadap dunia seni tidak lepas dari ketertarikannya pada proses kreatif yang membutuhkan detail dan kerumitan tinggi. Baginya, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana sebuah ide dapat diwujudkan menjadi karya nyata yang memiliki nilai estetika dan fungsi yang sesuai kebutuhan.
Berbeda dengan banyak pengrajin yang memperoleh kemampuan melalui pendidikan formal, keterampilan Umaryadi tumbuh melalui proses panjang yang dikenal dengan istilah learning by doing. Sejak kecil ia belajar secara mandiri melalui pengalaman langsung, mencoba berbagai teknik, melakukan kesalahan, memperbaiki hasil, hingga akhirnya menemukan metode kerja yang sesuai dengan karakter dan kebutuhannya.
Perjalanan tersebut membentuk karakter seorang perajin yang tidak takut menghadapi tantangan. Salah satu tantangan terbesar yang sering dihadapi adalah saat mengerjakan properti berukuran besar dengan kebutuhan material yang tidak murah. Dalam kondisi seperti itu, perencanaan yang matang menjadi sangat penting karena kesalahan kecil dapat berdampak pada pembengkakan biaya maupun waktu pengerjaan.
Meski demikian, tantangan tersebut justru menjadi ruang belajar yang terus mengasah kemampuan dan kreativitasnya. Ia mengaku selalu terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan dari para seniman maupun pelanggan yang menggunakan jasanya.
"Saya selalu belajar dari masukan teman-teman seniman. Kritik dan saran itu penting untuk meningkatkan kualitas karya yang saya buat," ujarnya.
Komitmennya untuk terus belajar juga dibuktikan dengan keikutsertaannya dalam berbagai pelatihan. Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika mengikuti pelatihan pembuatan kostum Wayang Orang Gagrak Jogja. Pelatihan tersebut memberinya wawasan baru mengenai teknik pengolahan artistik, tatah sungging wayang, serta pengerjaan detail-detail rumit yang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi.
Menariknya, sosok yang paling berpengaruh dalam perjalanan kariernya bukanlah tokoh terkenal atau seniman besar, melainkan teman-teman di sekitarnya sendiri. Menurut Umaryadi, kepercayaan yang diberikan oleh rekan-rekan seniman dan masyarakat untuk mengerjakan berbagai proyek artistik menjadi motivasi terbesar yang membuatnya terus berkembang hingga saat ini.
Keberadaan usaha artistik yang dijalankannya juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Dalam berbagai proyek pengerjaan properti pertunjukan maupun dekorasi pameran, ia sering mengajak teman dan tetangga untuk terlibat dalam proses produksi.
Dengan cara tersebut, selain mempercepat proses pengerjaan, kegiatan tersebut juga mampu memberikan tambahan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar. Tidak sedikit warga yang memperoleh pengalaman baru sekaligus tambahan penghasilan dari keterlibatan dalam proyek-proyek artistik yang dikerjakannya.
Kepuasan pelanggan menjadi salah satu indikator keberhasilan yang paling dirasakan. Menurutnya, banyak pelanggan yang kembali menggunakan jasanya untuk proyek berikutnya. Hal tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pekerjaan dan pelayanan yang diberikan mampu memenuhi harapan pengguna jasa.
Melihat perkembangan yang telah dicapai, Umaryadi berharap ke depan dapat terus meningkatkan kualitas hasil karya dan memberikan kepuasan yang lebih besar kepada setiap klien. Ia juga berharap adanya dukungan yang lebih optimal terhadap potensi lokal, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan properti pertunjukan maupun pameran di wilayah Gilangharjo dan Kapanewon Pandak secara umum.
Menurutnya, potensi sumber daya manusia di Gilangharjo sangat besar dan mampu menghasilkan karya-karya artistik yang berkualitas apabila mendapatkan ruang serta kesempatan untuk berkembang.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap regenerasi pelaku seni, Umaryadi tidak pernah menutup diri untuk berbagi ilmu. Ia mengaku selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar membuat properti artistik.
"Kuncinya hanya sabar dan tekun. Dalam pekerjaan artistik, ketelitian dan detail sangat menentukan hasil akhir," tuturnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai upaya yang pernah dilakukan Kalurahan Gilangharjo dalam mendukung peningkatan kapasitas para pelaku seni, salah satunya melalui pelatihan pembuatan kostum Wayang Orang dengan tingkat kerumitan tinggi. Pelatihan tersebut memberikan tambahan wawasan yang sangat berharga dalam mengembangkan kemampuan artistiknya.
Kepada generasi muda, Umaryadi berpesan agar tidak takut untuk berkarya. Menurutnya, setiap karya yang dihasilkan akan memberikan manfaat, meskipun belum langsung menghasilkan nilai ekonomi.
"Generasi muda harus terus berkarya apa pun bidangnya. Kalaupun belum menghasilkan uang, setidaknya akan menambah wawasan, pengalaman, relasi, dan networking yang sangat berguna untuk masa depan," pesannya.
Bagi Umaryadi, perjalanan di dunia artistik tidak selalu berjalan mulus. Ia menggambarkannya seperti mendaki pegunungan yang penuh tanjakan dan turunan. Ada masa ramai pekerjaan, ada pula masa yang lebih sepi. Namun, semua itu dapat dilalui berkat hubungan baik yang terjalin dengan banyak pihak.
"Saya tidak pernah melakukan pemasaran besar-besaran. Yang menjaga usaha ini tetap berjalan adalah relasi dan networking. Jika hasil karya kita bagus, maka kabar tentang kualitas pekerjaan kita akan menyebar dengan sendirinya dari mulut ke mulut," ungkapnya.
Prinsip itulah yang hingga kini menjadi fondasi perjalanan Umaryadi sebagai pengrajin artistik. Dari sebuah hobi masa kecil membuat layang-layang bersama teman-teman kampung, kini ia tumbuh menjadi sosok kreatif yang mampu menghidupkan berbagai ide menjadi karya nyata. Melalui ketekunan, kesabaran, dan komitmen untuk terus belajar, Umaryadi membuktikan bahwa kreativitas lokal mampu menjadi kekuatan yang tidak hanya melestarikan seni, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.