Desa Wisata Kajii Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat dalam Rapat Pemantapan Dewi Kajii Culture Fest 2026
Gilangharjo – Menjelang penyelenggaraan Dewi Kajii Culture Fest 2026, Desa Wisata Kajii menggelar Rapat Pemantapan pada Selasa (28/7/2026) di Meeting Point Desa Wisata Kajii, Padukuhan Kadisoro, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak. Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyatukan langkah seluruh unsur masyarakat dalam menyukseskan festival budaya yang akan menjadi salah satu agenda unggulan Desa Wisata Kajii.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Desa Wisata Kajii, Muhammad Gema Ramadhan, S.IP., dan dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat. Hadir dalam kesempatan tersebut para Ketua RT se-Padukuhan Kadisoro, Ketua RT dari wilayah sekitar Kadisoro yang akan terdampak pelaksanaan kegiatan, perwakilan Bamuskal wilayah Kadisoro, tokoh-tokoh masyarakat, Ketua Pemuda, serta pengurus kelompok ikan hias se-Padukuhan Kadisoro. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan bahwa Dewi Kajii Culture Fest bukan hanya menjadi kegiatan pengelola desa wisata, tetapi merupakan agenda bersama yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam rapat, panitia memaparkan perkembangan persiapan setiap divisi sekaligus melakukan sinkronisasi berbagai kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan festival. Pembahasan meliputi kesiapan lokasi acara, pengaturan lalu lintas dan parkir, kebersihan lingkungan, keamanan, alur pengunjung, publikasi, dokumentasi, hingga keterlibatan masyarakat dalam menyambut tamu yang akan hadir.
Ketua RT dari wilayah yang terdampak kegiatan turut memberikan berbagai masukan terkait pengaturan akses jalan, kenyamanan warga, serta langkah-langkah antisipasi agar pelaksanaan festival dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. Sementara itu, tokoh masyarakat dan Bamuskal memberikan dukungan sekaligus masukan agar penyelenggaraan kegiatan tetap mengedepankan nilai gotong royong, ketertiban, dan kebermanfaatan bagi seluruh warga.
Peran Ketua Pemuda juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Keterlibatan generasi muda diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan festival, baik dalam bidang kepanitiaan, pelayanan pengunjung, dokumentasi, maupun promosi melalui media digital. Semangat kolaborasi lintas generasi menjadi salah satu kekuatan Desa Wisata Kajii dalam mengembangkan potensi wisata berbasis masyarakat.
Tidak kalah penting, pengurus kelompok ikan hias se-Kadisoro turut dilibatkan mengingat sektor budidaya ikan hias merupakan salah satu potensi unggulan Desa Wisata Kajii. Keikutsertaan mereka diharapkan mampu menampilkan daya tarik tersendiri melalui pameran maupun edukasi kepada pengunjung, sehingga festival tidak hanya menampilkan kekayaan seni dan budaya, tetapi juga memperkenalkan potensi ekonomi kreatif yang dimiliki masyarakat Kadisoro.
Ketua Desa Wisata Kajii, Muhammad Gema Ramadhan, S.IP., menyampaikan bahwa keberhasilan Dewi Kajii Culture Fest sangat bergantung pada sinergi seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, festival budaya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas lokal, meningkatkan kunjungan wisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan potensi yang dimiliki desa.
Melalui rapat pemantapan ini, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menyukseskan Dewi Kajii Culture Fest 2026. Dengan koordinasi yang matang, komunikasi yang baik, dan semangat gotong royong, Desa Wisata Kajii optimistis festival ini akan menjadi perhelatan budaya yang mampu mengangkat potensi seni, budaya, wisata, dan ekonomi kreatif Kalurahan Gilangharjo, sekaligus semakin mengukuhkan Desa Wisata Kajii sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bantul.