Keroncong Susah Tidur Tampil Memukau di Home Concert Gilangharjo: Merajut Tradisi dan Harapan Musik Modern Klasik
Gilangharjo, Suasana hangat dan penuh semangat musik tradisional melingkupi Balai Budaya Kalurahan Gilangharjo pada Home Concert Serenade Jogja “School of Music”, Jumat malam (13/2/2026). Tidak hanya menjadi ajang tampil bagi siswa dari berbagai usia, konser ini juga menjadi panggung istimewa bagi grup keroncong “Susah Tidur”, asal Jodog Gilangharjo, yang seluruh personelnya berasal dari warga komunitas setempat.
Penampilan ikan keroncong “Susah Tidur” berhasil mencuri perhatian penonton dengan alunan klasik nan hangat, termasuk repertoar karya mereka seperti “Dewi Murni”, yang menghadirkan nuansa keroncong autentik di tengah rangkaian pertunjukan. Alunan musik tradisional ini menjadi salah satu momen paling diapresiasi dalam gelaran tersebut, menegaskan bahwa musik keroncong bukan sekadar hiburan nostalgia, tetapi juga ekspresi budaya yang hidup di komunitas lokal.
Acara home concert ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda Serenade Jogja “School of Music”, yang secara umum bertujuan menjadi ruang pembelajaran, evaluasi, dan pembentukan mental bagi anak-anak hingga remaja. Melalui pendekatan pertunjukan yang intim, para penampil, termasuk Susah Tidur, berkesempatan menunjukkan keterampilan musikal serta percaya diri di hadapan publik.
Dalam sambutan salah satu pengurus sanggar, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keterlibatan seluruh komunitas musik lokal, termasuk grup keroncong dari Gilangharjo tersebut. Mereka berharap, selain memperkenalkan keroncong sebagai genre musik warisan budaya, pertunjukan seperti ini dapat menjadi titik awal bagi kolaborasi berkelanjutan antara musik tradisional dan modern.
Menurut pengurus sanggar, keterlibatan grup “Susah Tidur” di pementasan ini tidak hanya menjadi wujud kecintaan terhadap keroncong, tetapi juga manifestasi harapan generasi muda Gilangharjo. Mereka berharap dunia alat musik modern dan genre klasik seperti keroncong dapat berjalan beriringan, saling menguatkan dalam dinamika perkembangan musik kontemporer.
“Kami bangga dapat tampil di acara ini. Harapan kami, musik keroncong tetap terus hidup dan berkembang bersama musik modern, terutama di Gilangharjo,” ujar salah satu personel grup usai pertunjukan.
Acara yang dipandu secara santai ini berakhir dengan tepuk tangan meriah dari penonton, menandai keberhasilan penyelenggara dan komunitas musik lokal dalam menyatukan generasi muda lewat medium seni musik