Survei Lokasi Rencana Pengaspalan Jalan Penghubung Karanggede Ngaran Kadekrowo hingga SMK N 1 Pandak

10 Februari 2026
Wartawan Kalurahan
Dibaca 16 Kali
Survei Lokasi Rencana Pengaspalan Jalan Penghubung Karanggede Ngaran Kadekrowo hingga SMK N 1 Pandak

Gilangharjo, Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur wilayah sebagai penopang mobilitas masyarakat. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah survei lokasi lapangan rencana pengaspalan jalan penghubung Padukuhan Karanggede – Ngaran – Kadekrowo hingga akses menuju SMK N 1 Pandak. Kegiatan survei dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, di kawasan perbatasan Padukuhan Ngaran dan Karanggede, Kalurahan Gilangharjo.

Survei tersebut dilakukan oleh tim dari Dinas PU Kabupaten Bantul dengan didampingi staf Ulu-ulu Kalurahan Gilangharjo. Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi, kondisi struktur jalan, serta menentukan teknis pengerjaan sebelum proyek dimulai.

Program pengaspalan ini merupakan bagian dari Program PIK (Pembangunan Infrastruktur Kalurahan) yang bersumber dari Pemerintah Daerah Bantul melalui Dinas PU. Jalan yang disasar merupakan jalur penghubung strategis antar padukuhan sekaligus akses penting menuju SMK N 1 Pandak, sehingga memiliki fungsi vital bagi mobilitas warga, pelajar, dan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Berdasarkan rencana, proyek pengaspalan akan memiliki volume pengerjaan sepanjang 150 meter dengan total anggaran sebesar Rp200 juta. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas permukaan jalan agar lebih aman, nyaman, dan layak dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan yang seringkali memperburuk kondisi jalan tanah atau berbatu.

Staf Ulu-ulu Gilangharjo, Fatkhurozi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari usulan kebutuhan infrastruktur masyarakat yang telah masuk dalam perencanaan pembangunan daerah. Ia menambahkan bahwa pengerjaan direncanakan mulai dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 setelah proses administrasi dan teknis dinyatakan siap.

Secara analisis infrastruktur, pembangunan ruas sepanjang 150 meter ini memiliki dampak strategis yang cukup signifikan. Jalan penghubung antar padukuhan berfungsi sebagai penguat konektivitas lokal, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mempermudah akses pendidikan bagi siswa yang menuju SMK N 1 Pandak. Selain itu, peningkatan kualitas jalan juga berpotensi menekan biaya transportasi warga dan mengurangi risiko kerusakan kendaraan akibat kondisi jalan yang kurang memadai.

Keberadaan proyek ini juga menunjukkan pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Meskipun skala proyek tergolong kecil, penanganan titik-titik prioritas seperti jalan penghubung antarwilayah seringkali memberi dampak langsung terhadap aktivitas harian warga. Dengan pengaspalan yang lebih baik, jalur tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas serta mendukung pertumbuhan kawasan sekitar.

Melalui program PIK, Pemerintah Kabupaten Bantul secara bertahap berupaya memperkuat infrastruktur kalurahan sebagai fondasi pembangunan wilayah. Survei lokasi yang dilakukan menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa perencanaan yang dibuat selaras dengan kondisi lapangan dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat setempat.